Showing posts with label antariksa. Show all posts
Showing posts with label antariksa. Show all posts

Wednesday, 15 June 2016

Supermassive Blackhole


Supermassive blackhhole?? Apaan tuh,lagunya Muse bukan?? Tentu saja bukan, supermassive black hole adalah jenis terbesar lubang hitam di galaksi,massanya ratusan ribu hingga miliaran massa matahari. Sebagian besar, dan mungkin semua galaksi, termasuk Bima Sakti, diyakini memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya. 
Lubang hitam supermasif memiliki sifat yang membedakan mereka dari klasifikasi massaPertama, kepadatan rata-rata lubang hitam supermasif (didefinisikan sebagai massa lubang hitam dibagi dengan volume dalam radiusSchwarzschild-nya) bisa kurang dari kepadatan air  . Ini karena jari-jari Schwarzschild berbanding lurus dengan massa,sementara kepadatan berbanding terbalik dengan volume. Karena volume benda berbentuk bola (seperti cakrawala peristiwa dari sebuah lubang hitam non-rotating)berbanding lurus dengan pangkat tiga jari-jari, kerapatan lubang hitam berbanding terbalik dengan kuadrat massa, dan dengan demikian lebih tinggi lubang hitam massamemiliki kepadatan rata-rata lebih rendah. Juga, kekuatan pasang surut di sekitarcakrawala peristiwa secara signifikan lebih lemah. Sejak singularitas sentral sangatjauh dari cakrawala, seorang astronot hipotetis perjalanan menuju pusat lubang hitamtidak akan mengalami gaya pasang surut yang signifikan sampai sangat jauh ke dalamlubang hitam.

Teleskop Hubble

            20 tahun yang lalu,Sebelum dibangunya teleskop ruang angkasa,para astronom dunia jika ingin melihat atau mempelajari bintang dan planet,hanya bisa dilakukan dari permukaan bumi saja.Sehingga dengan jarak pandang yang demikian terbatas,bahkan terhalang atmosfer,mereka harus puas dengan hasil yang bisa dibilang cukup mengecewakan,dengan hanya sedikit saja gambar-gambar dari angkasa yang dapat diperoleh,mengingat keterbatasan dalam hal jarak pandang yang masih belum bisa diatasi.

           Hal itulah yang melecutkan keinginan para ilmuwan untuk membangun sebuah teleskop yang bisa diletakkan di luar angkasa,guna menambah daya jangkauanya agar lebih sempurna dalam mengeksplor citra dari alam semesta raya ini,serta menyelesaikan permasalahan atmosfer yang ada jika pengamatan dilakukan dari bumi.

           Nah, untuk itulah teleskop Hubble dibuat,dan berkat teleskop yang diletakkan di orbit bumi inilah sebagian benda angkasa yang mulanya 'asing',sudah bisa diidentifikasi para astronom.

Sts109-708-038a.jpg



           Pada awal mulanya,sekitar tahun 1962, Akademi Sains Nasional Amerika merekomendasikan untuk membangun sebuah teleskop luar angkasa. Dan 3 tahun kemudian ,tepatnya tahun 1977,kongres mulai mengumpulkan dana untuk proyek tersebut. Pada tahun yang sama pula,pembuatan teleskop Hubble segera dimulai. Konstruksinya sendiri berhasil diselesaikan pada tahun 1985,sedangkan diorbitkan pertama kalinya pada 1986.Tetapi karena ada bencana pesawat angkasa Challenger,pengoperasianya ditunda sementara.Tidak sampai disitu saja,beberapa tahun setelah diopersikan,hubble malah mengirim gambar yang buram dan tidak jelas.Akhirnya NASA mengetahui bahwa lensa pada teleskop tersebut bergeser sajauh 1/50mm,yah kira-kira setebal rambut manusia.Pada Bulan Deseber 1993,pesawat ulang alik Endeavor dikirim untuk memodifikasi Hubble dengan menambahkan kamera baru guna memperbaiki kesalahan pada lensa primernya.Dan setelah itu,perlahan-lahan kondisinya mulai nprmal kembali.Untuk pengoperasian,teleskop ini dikendalikan dari Goddard Flightb Center di Greenbelt,Md.Sampai dengan saat ini Hubble telah banyak sekali membantu para Hubble telah banyak sekali membantu para ilmuwan untuk mempelajari dan mengeksplor jagad raya.Seperti contohnya saat menemukan Xena,planet ke-10 di tata surya beserta Gbrielle,satelitnya.Selain itu, Hubble juga banyak mengirimkan gambar-gambar yang menakjubkan tentang kejadian-kejadian di luar angkasa

Tuesday, 31 July 2012

misteri cincin debu yang tiba-tiba lenyap

      Di luar angkasa memang banyak sekali peristiwa-peristiwa aneh, mengingat manusia memang belum mampu melakukan perjalanan untuk menjelajah jagad raya,yah mungkin untuk saat ini memang belum.
Sebenarnya peristiwa cincin debu yang tiba-tiba lenyap ini baru diketahui oleh para ilmuwan,tepatnya pada tanggal 1 Mei 2012, saat teleskop Gemini di Chile berhasil menangkap gambar inframerah dari peristiwa tersebut.